Monday, 1 December 2014
Aksi 2 Putra Maldini Sukses Curi Perhatian di Italia

Klan Maldini di klub AC Milan sepertinya akan segera hadir kembali di sepakbola Italia. Dua putra Paolo Maldini kini telah tumbuh menjadi talenta-talenta belia yang akan melanjutkan nama besar leluhurnya.

Ya, pada Sabtu 29 November 2014 waktu setempat, publik Italia khususnya tifosi Rossoneri dibuat bahagia dengan aksi dua putra Paolo Maldini, Christian Maldini dan Daniel Maldini. Keduanya mencetak gol di hari yang sama.

"Maldini Day" atau Hari Maldini menjadi tajuk hangat media-media Italia menyusul aksi duo klan Maldini itu. Dua cucu Cesare Maldini ini mencetak gol untuk timnya masing-masing.

Dilansir Football Italia, Christian yang kini telah berusia 18 tahun telah membuat langkah besar di tim primavera. Ia mencetak gol ke gawang Perugia saat pertama kali memperkuat tim primavera Milan. 

Aksi gemilang Christian ini diikuti oleh sang adik, Daniel. Belia yang bulan lalu baru genap berusia 13 tahun ini mencetak gol saat Giovanissimi menekuk Lumezzane dengan skor 3-0 di tempat latihan Milan.

Melihat aksi dua pemain belia ini, tentu fans Milan akan teringat sosok Paolo dan Cesare Maldini. Mungkinkah Christian dan Daniel akan mengikuti jejak sang ayah dan kakeknya menjadi kapten Milan?
Wednesday, 26 November 2014
Presiden Indonesia Joko Widodo dan istrinya Iriana.
mengambil selfie dengan anak mereka Kaesang Pangarep dan Teman sekelas setelah upacara wisuda nya 
(FOTO: Reuters) 


Presiden Indonesia Joko Widodo dan Ibu Iriana terbang kelas ekonomi ke Singapura pada hari Jumat dengan rombongan 10-orang untuk menghadiri wisuda anak bungsunya di Anglo-Chinese School (International). 

Kedua, didampingi oleh Duta Besar Indonesia untuk Singapura Andri Hadi, dengan bangga menyaksikan putra bungsu mereka Kaesang Pangarep, 

Naik ke panggung pada Jumat malam untuk menerima sertifikat nya untuk menyelesaikan nya diploma International Baccalaureate di ACSI. 

#PresidentSelfie #JokoWidodo

Jumlah Trophy Yang Di raih Oleh Ac Milan :


- 18 Scudetto:
(1901, 1906, 1907, 1951, 1955, 1957, 1959, 1962, 1968, 1979, 1988, 1992, 1993, 1994, 1996, 1999, 2004, 2011)

- 5 Coppa Italia
1967 : Milan – Padova 1-0
1972 : Milan – Napoli 2-0
1973 : Milan – Juventus 1-1 (6-3 adu Penalty)
1977 : Mila – Inter 2-0
2003 : Milan – Roma 2-2 Leg II (4-1)

- 6 Super Italia
1989 : Milan – Sampdoria 3-1
1992 : Milan – Parma 2-1
1993 : Milan – Trino 1-0
1994 : Milan – Sampdoria 1-1 (5-4 adu penalty)
2004 : Milan – Lazio 3-0
2011 : Milan - Inter 2-1

- 7 Piala Champions
1962–63 : Milan – Benfica 2-1
1968–69 : Milan – Ajax 4-1
1988–89 : Milan – Steaua Buchuresti 4-0
1989–90 : Milan – Benfica 1 – 0
1993–94 : Milan – Barcelona 4 - 0
2002–03 : Milan – Juventus 0 - 0 (3 - 2 adu penalty)
2006–07 : Milan – Liverpool 2 – 1

- 2 Piala Winners
1968 : Milan - Amburgo 2 – 0
1973 : Milan - Leeds United 1 – 0

- 3 Piala Intercontinental
1969 : Milan – Estudiantes 3 – 0
1989 : Milan – National Medellin 1 – 0
1990 : Milan – Olimpia Asuncion 3 – 0

- 5 Piala Super Eropa
1989 : Milan – Barcelona 1 – 0 | 1 – 1
1990 : Milan – Sampdoria 2 – 0 | 1 – 1
1995 : Milan – Arsenal 2 – 0 | 0 – 0
2003 : Milan – Porto 1 – 0
2007 : Milan – Sevilla 3-1

- 1 Kejuaraan Antar Klub
2007 : Milan – Boca Juniors 4 – 2

Dan AC.MILAN berhak memiliki Budged "Il Club Piu Titolato Al Mondo"..
Artinya "Klub Tersukses Di Dunia", dengan perolehan gelar internasional terbanyak.

Dan dengan dengan izin FIFA, AC Milan selalu memakai Badge ini, Dan hanya AC Milan yang mengenakan Badge tersebut

★Il Club Piu' Titolato Al Mondo★


Friday, 14 November 2014

Bisnis Minuman Choco Hut 

ChocoHut - mempunyai 5 variant rasa yaitu Original , Choco Milk, Cofee Zone, Cappucinno, Vanillatte. Minuman coklat dlm kemasan Cup siap seduh. Bisa dijual offline maupun online

Choco Hut Awalnya namanya dengan “Cokelat Tegal”. Namun dirasa kurang menjual dan segmen pasar yang terlalu sempit. 
Choco Hut sendiri memiliki arti “Gubuk Coklat”, yang maknanya cokelat yang bisa dibuat dirumah.

Minuman cokelat punya banyak penggemar di Indonesia. Selain menyegarkan, minuman ini juga menyehatkan badan sehingga banyak orang ingin meminumnya terus.

Lantaran banyak penggemarnya, bisnis minuman cokelat pun kian menjamur.  Owner nya adalah Dede Sulaiman yang mengusung Brand Choco Hut dari Tegal, Jawa Tengah.
Tuesday, 23 September 2014


Empoli - AC Milan tampil cukup bagus pada awal Liga Italia musim ini di bawah asuhan Filippo Inzaghi. Super Pippo dinilai memang bisa membuat Rossoneri menjadi berbeda.

Milan memetik dua kemenangan di pertandingan awal Serie A, saat berhadapan dengan Lazio dan Parma. Mereka pun sempat menduduki posisi capolista dengan dua kemenangan itu.

Tapi, laju apik Milan itu terhenti saat bertemu Juventus di lanjutan Liga Italia akhir pekan lalu, Mereka kalah tipis dengan skor 0-1. Gol La Vecchia Signora itu dilesakkan oleh Carlos Tevez.

Milan akan melawat ke markas Napoli, Rabu (24/9/2014) dinihari WIB. Menatap pertandingan di Stadio Carlo Castelani itu, pelatih Azzurri, Maurizio Sarri, melontarkan pujian untuk Inzaghi.

Sarri menyebut bahwa dirinya melihat Milan yang berbeda sejak ditangani oleh Inzaghi.

"Kami akan berhadapan dengan tim yang bermain dengan kerendahan hati saat ini," kata Sarri di Football Italia.

"Tahun ini saya melihat sikap yang berbeda (di Milan). Sebuah tim yang mau bersusah payah, tapi di saat bersamaan merupakan klub yang kuat," imbuhnya.

Empoli - Milan sempat tertinggal dua gol dari Empoli, sebelum kemudian bangkit dan menyamakan skor. Keunggulan jumlah pemain gagal dimanfaatkan Rossoneri, di mana Empoli bermain dengan 10 orang di beberapa menit terakhir.

Bertandang ke Stadio Carlo Castellani, Rabu (24/9/2014) dinihari WIB, Milan mendapatkan tekanan di awal-awal pertandingan. Saat pertandingan menginjak menit ke-13, mereka kebobolan lewat Lorenzo Tonelli.

Tak berhenti di sana, Milan kembali kemasukan di menit ke-21. Koordinasi buruk di lini belakang membuat Manuel Pucciarelli tak sulit membobol gawang Christian Abbiati.

Milan kemudian mendapatkan momentum dua menit jelang babak pertama usai. Fernando Torres yang untuk pertama kalinya turun sebagai starter, mencetak gol dengan sundulan memanfaatkan umpan lambung Ignazio Abate. Pada prosesnya di menit ke-57, Keisuke Honda mencetak gol penyama kedudukan.

Milan punya sedikit kesempatan untuk berbalik menang saat Empoli harus bermain dengan 10 pemain di menit ke-86, menyusul dikartumerahnya Mirko Valdifiori. Namun anak asuh Filippo Inzaghi tak berhasil menyarangkan gol lain.

Hasil imbang ini sementara mengangkat Milan ke posisi tiga klasemen sementara Serie A dengan nilai tujuh dari empat laga, unggul selisih gol dari Hellas Verona yang baru akan bermain pada Kamis (25/9) dinihari WIB. Diavolo Rosso berjarak dua angka dari Roma dan Juve yang juga belum bermain.

Sementara Empoli naik dua peringkat ke tangga 17 dengan nilai dua dari empat pertandingan, menggusur Sassuolo dan Cagliari

Jalannya Pertandingan

Milan lebih dahulu mendapatkan ancaman di menit ke-9. Mario Rui melakukan percobaan dari jarak jauh, namun masih melenceng ke kanan gawang.

Empat menit berselang, gawang Christian Abbiati bergetar. Dari sepak pojok, Mirko Valdifiori mengirimkan umpan lambung yang disambut sundulan Lorenzo Tonelli. Tonelli yang berdiri bebas tak kesulitan mencocor bola ke gawang.

Hanya berjarak semenit, Abbiati sudah harus melakukan aksi penyelamatan. Umpan silang Rui diteruskan Manuel Pucciarelli di dalam kotak penalti. Abbiati dalam posisi siap menepis.

Bahaya datang lagi di menit ke-19. Matias Vecino berlari tanpa kawalan ketat dan mendapatkan umpan dari Francesco Tavano di jantung pertahanan Milan. Namun sepakannya mampu ditahan Abbiati.

Terus menerus ditekan, Milan pun kebobolan lagi dua menit berselang. Umpan tendangan bebas Tavano berhasil diselesaikan Pucciarelli yang memanfaatkan kelengahan Daniele Bonera.

Gol ketiga nyaris bersarang di gawang Milan pada menit ke-31. Umpan silang Vincent Laurini ditanduk Simone Verdi ke arah gawang. Beruntung bagi Milan bola hanya melayang tipis di atas mistar

Milan mulai beranjak merespons memasuki menit ke-39. Diawali percobaan Giacomo Bonaventura dari luar kotak penalti yang masih mampu diselamatkan Luigi Sepe. Berikutnya giliran Fernando Torres menebar bahaya, juga digagalkan kiper.

Torres pada prosesnya menjebol gawang Empoli dua menit sebelum waktu normal babak pertama usai. Umpan silang Ignazio Abate disundul Torres dan melambung masuk ke pojok kiri atas gawang. Babak pertama pun usai.

Baru semenit babak kedua berjalan, Milan langsung tertekan. Pucciarelli memberikan umpan ke Verdi yang lantas melepaskan tembakan tak jauh dari kotak penalti. Diamankan oleh Abbiati.

Milan merespons di menit ke-57, yang berbuah gol. Di sisi kanan, Abate memberikan umpan ke Keisuke Honda. Setelah melakukan gerakan memotong ke tengah, pemain internasional Jepang itu melepaskan tendangan mendatar ke pojok kanan bawah. Bola bergulir masuk ke gawang sementara Sepe tak sempat bereaksi.

Lima menit kemudian, Milan nyaris membalikkan keadaan. Torres beraksi melewati tiga pemain dari sisi kiri memasuki kotak penalti, bola kemudian disodorkan ke Menez. Tapi sial bagi Milan, tendangan Menez hanya membentur mistar gawang.

Di menit ke-63, Abate memainkan umpan terobosan kepada Torres yang merangsek ke sisi kanan di dalam kotak penalti. Berdiri cukup bebas, tembakan Torres dari sudut sempit masih melenceng ke kiri gawang.

Empoli sempat mengancam melalui tendangan jarak jauh Massimo Maccarone pada menit ke-77, tapi tak membuahkan hasil. Tendangannya terbaca dengan baik oleh Abbiati

Sementara itu, Honda nyaris mencetak gol keduanya di laga ini pada menit ke-80. Dari tendangan bebas tak jauh dari kotak penalti, bola sepakan Honda berhasil melewati pagar pemain, tapi masih melenceng sedikit ke kanan.

Menginjak menit ke-87, Empoli harus bermain dengan 10 orang karena Valdifiori mendapatkan kartu kuning kedua. Namun Milan gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan tak mampu mencetak gol tambahan.

Susunan pemain:

Empoli: Sepe; Laurini (Hysaj 69'), Tonelli, Rugani, Mario Rui; Vecino, Valdifiori, Croce; Verdi; Tavano (Maccarone 64'), Pucciarelli (Zielinski 76')

Milan: Abbiati; Abate, Bonera, Zapata, De Sciglio; Van Ginkel (Bonaventura 31'), De Jong, Muntari (Poli 46'); Honda, Torres (Pazzini 81'), Menez