Monday, 7 December 2015


Sinisa Mihajlovic kecewa dengan hasil imbang yang didapat AC Milan di kandang Carpi. Menciptakan banyak peluang, Milan disebut Mihajlovic lebih pantas pulang dengan kemenangan.

Melawat ke kandang Carpi di Stadion Alberto Braglia, Senin (7/12/2015) dinihari WIB, Milan cuma membawa pulang satu poin. Meski tampil dominan, Milan mampu diredam oleh tuan rumah dan skor 0-0 menjadi hasil akhir pertandingan.

Dalam pertandingan tersebut, Milan sempat mengalami kesulitan hingga memasuki pertengahan babak pertama. Namun permainan Riccardo Montolivo dkk. kemudian membaik seiring berjalannya laga.

Milan makin dominan dan memegang kendali permainan di babak kedua. Tapi hingga wasit meniup peluit panjang, Rossoneri tak mampu mencetak gol.

Dalam catatan ESPN FC, Milan mendominasi laga dengan persentase penguasaan bola sebesar 60%. Sepanjang laga, mereka tercatat melepaskan 20 tembakan, tujuh di antaranya mengarah ke gawang. Milan juga memaksa kiper Carpi, Vid Belec, bekerja keras dengan melakukan tujuh penyelamatan.

Melihat performa timnya, Mihajlovic menilai Milan lebih pantas diganjar kemenangan. Dia pun menilai Milan telah membuang dua poin.

"Kami bisa saja lebih baik di babak pertama, tapi setelah jeda kami membaik dan pantas untuk menang," ujar Mihajlovic kepada Mediaset Premium seperti dikutip Football Italia.

"Kami mencetak begitu banyak peluang. Carpi bertahan dengan baik, kami butuh kreativitas dan sedikit keberuntungan. Kami harusnya juga lebih bersungguh-sungguh di depan gawang. Ini adalah pertandingan di mana Anda harus mendobrak."

"Kami mencoba segala cara kami bisa kami pikirkan, tapi seharusnya lebih akurat. Pada akhirnya kami membuang dua poin. Ini sangat disayangkan," lanjut Mihajlovic.

"Saya ulangi kami mencoba sampai akhir dan pantas untuk menang, untuk apa yang kami lakukan di babak kedua," katanya menegaskan.

Hasil imbang melawan Carpi membuat Milan turun ke posisi kedelapan klasemen dengan 24 poin dari 15 pertandingan. Milan kini berjarak tiga angka dari zona Eropa dan tertinggal sembilan poin dari Inter Milan yang memuncaki klasemen.



Milan - AC Milan mesti bekerja lebih keras untuk melakoni laga babak keempat melawan klub Serie B, Crotone. Di San Siro, Rabu (2/12) dinihari WIB, Milan akhirnya memenangi laga dengan skor akhir 3-1.

Crotone berhasil membuat frustrasi Rossoneri setelah mengimbangi tanpa gol di sepanjang 45 menit pertama. Di awal babak kedua, tim tuan rumah memecah kebuntuan melalui Luiz Adriano sebelum Crotone menciptakan gol balasan lewat Ante Budimir guna menyamakan skor 1-1 yang bertahan sampai waktu normal berakhir.

Kemenangan Milan ditentukan lewat babak 2x15 menit di mana mereka berhasil melahirkan dua gol dari para pemain pengganti: Giacomo Bonaventura dan M'Baye Niang.

Crotone mengambil insiatif serangan lewat sepakan Giuseppe Torromino dan Raffaele Palladino menguji kiper veteran Christian Abbiati di menit ke-20 dan 26.

Milan membalas dengan menciptakan peluang berbahaya di menit ke-39. Antonio Nocerino melepaskan tembakan yang memaksa kiper Crotone Alex Cordaz melakukan penyelamatan penting.

Di babak kedua, gol yang ditunggu-tunggu Milan akhirnya terlahir dua menit setelah kickoff. Setelah menerima operan, Luiz Adriano menusuk ke sisi kanan kotak penalti melewati sergapan kiper Alex Cordaz sebelum melepaskan tembakan mendatar kaki kanan ke gawang yang kosong. Milan memimpin 1-0.

Hanya sekitar 20 menit berselang, Crotone berhasil mencetak gol balasan. Ante Budimir melewati penjagaan Cristian Zapata dan melakukan tendangan ke tiang jauh yang tidak mampu dijangkau kiper veteran Christian Abbiati. Skor kini 1-1.

Serangan-serangan Milan lebih banyak diakhiri dengan tembakan dari luar kotak penalti yang kurang efektif. Sedangkan Crotone justru menggalang serangan berbahaya ketika umpan silang Budimir disambut Adrian Stoian dengan sundulan yang melayang tipis dari gawang Milan.

Di sisa waktu, kedua tim gagal menciptakan gol tambahan sehingga pertandingan berlanjut ke extra time. 

Milan sekali lagi berada di depan setelah Giacomo Bonaventura mencetak gol di menit ke-105. Pada situasi tendangan bebas di daerah D, Bonaventura melepaskan tendangan kaki kanan yang mengecoh Cordaz.

Tim tuan rumah memastikan kemenangannya 10 menit kemudian. Pergerakan apik Riccardo Montolivo diakhiri Niang dengan sepakan ke tengah gawang Crotone untuk mengubah skor menjadi 3-1

Monday, 1 December 2014
Aksi 2 Putra Maldini Sukses Curi Perhatian di Italia

Klan Maldini di klub AC Milan sepertinya akan segera hadir kembali di sepakbola Italia. Dua putra Paolo Maldini kini telah tumbuh menjadi talenta-talenta belia yang akan melanjutkan nama besar leluhurnya.

Ya, pada Sabtu 29 November 2014 waktu setempat, publik Italia khususnya tifosi Rossoneri dibuat bahagia dengan aksi dua putra Paolo Maldini, Christian Maldini dan Daniel Maldini. Keduanya mencetak gol di hari yang sama.

"Maldini Day" atau Hari Maldini menjadi tajuk hangat media-media Italia menyusul aksi duo klan Maldini itu. Dua cucu Cesare Maldini ini mencetak gol untuk timnya masing-masing.

Dilansir Football Italia, Christian yang kini telah berusia 18 tahun telah membuat langkah besar di tim primavera. Ia mencetak gol ke gawang Perugia saat pertama kali memperkuat tim primavera Milan. 

Aksi gemilang Christian ini diikuti oleh sang adik, Daniel. Belia yang bulan lalu baru genap berusia 13 tahun ini mencetak gol saat Giovanissimi menekuk Lumezzane dengan skor 3-0 di tempat latihan Milan.

Melihat aksi dua pemain belia ini, tentu fans Milan akan teringat sosok Paolo dan Cesare Maldini. Mungkinkah Christian dan Daniel akan mengikuti jejak sang ayah dan kakeknya menjadi kapten Milan?
Wednesday, 26 November 2014
Presiden Indonesia Joko Widodo dan istrinya Iriana.
mengambil selfie dengan anak mereka Kaesang Pangarep dan Teman sekelas setelah upacara wisuda nya 
(FOTO: Reuters) 


Presiden Indonesia Joko Widodo dan Ibu Iriana terbang kelas ekonomi ke Singapura pada hari Jumat dengan rombongan 10-orang untuk menghadiri wisuda anak bungsunya di Anglo-Chinese School (International). 

Kedua, didampingi oleh Duta Besar Indonesia untuk Singapura Andri Hadi, dengan bangga menyaksikan putra bungsu mereka Kaesang Pangarep, 

Naik ke panggung pada Jumat malam untuk menerima sertifikat nya untuk menyelesaikan nya diploma International Baccalaureate di ACSI. 

#PresidentSelfie #JokoWidodo

Jumlah Trophy Yang Di raih Oleh Ac Milan :


- 18 Scudetto:
(1901, 1906, 1907, 1951, 1955, 1957, 1959, 1962, 1968, 1979, 1988, 1992, 1993, 1994, 1996, 1999, 2004, 2011)

- 5 Coppa Italia
1967 : Milan – Padova 1-0
1972 : Milan – Napoli 2-0
1973 : Milan – Juventus 1-1 (6-3 adu Penalty)
1977 : Mila – Inter 2-0
2003 : Milan – Roma 2-2 Leg II (4-1)

- 6 Super Italia
1989 : Milan – Sampdoria 3-1
1992 : Milan – Parma 2-1
1993 : Milan – Trino 1-0
1994 : Milan – Sampdoria 1-1 (5-4 adu penalty)
2004 : Milan – Lazio 3-0
2011 : Milan - Inter 2-1

- 7 Piala Champions
1962–63 : Milan – Benfica 2-1
1968–69 : Milan – Ajax 4-1
1988–89 : Milan – Steaua Buchuresti 4-0
1989–90 : Milan – Benfica 1 – 0
1993–94 : Milan – Barcelona 4 - 0
2002–03 : Milan – Juventus 0 - 0 (3 - 2 adu penalty)
2006–07 : Milan – Liverpool 2 – 1

- 2 Piala Winners
1968 : Milan - Amburgo 2 – 0
1973 : Milan - Leeds United 1 – 0

- 3 Piala Intercontinental
1969 : Milan – Estudiantes 3 – 0
1989 : Milan – National Medellin 1 – 0
1990 : Milan – Olimpia Asuncion 3 – 0

- 5 Piala Super Eropa
1989 : Milan – Barcelona 1 – 0 | 1 – 1
1990 : Milan – Sampdoria 2 – 0 | 1 – 1
1995 : Milan – Arsenal 2 – 0 | 0 – 0
2003 : Milan – Porto 1 – 0
2007 : Milan – Sevilla 3-1

- 1 Kejuaraan Antar Klub
2007 : Milan – Boca Juniors 4 – 2

Dan AC.MILAN berhak memiliki Budged "Il Club Piu Titolato Al Mondo"..
Artinya "Klub Tersukses Di Dunia", dengan perolehan gelar internasional terbanyak.

Dan dengan dengan izin FIFA, AC Milan selalu memakai Badge ini, Dan hanya AC Milan yang mengenakan Badge tersebut

★Il Club Piu' Titolato Al Mondo★


Friday, 14 November 2014

Bisnis Minuman Choco Hut 

ChocoHut - mempunyai 5 variant rasa yaitu Original , Choco Milk, Cofee Zone, Cappucinno, Vanillatte. Minuman coklat dlm kemasan Cup siap seduh. Bisa dijual offline maupun online

Choco Hut Awalnya namanya dengan “Cokelat Tegal”. Namun dirasa kurang menjual dan segmen pasar yang terlalu sempit. 
Choco Hut sendiri memiliki arti “Gubuk Coklat”, yang maknanya cokelat yang bisa dibuat dirumah.

Minuman cokelat punya banyak penggemar di Indonesia. Selain menyegarkan, minuman ini juga menyehatkan badan sehingga banyak orang ingin meminumnya terus.

Lantaran banyak penggemarnya, bisnis minuman cokelat pun kian menjamur.  Owner nya adalah Dede Sulaiman yang mengusung Brand Choco Hut dari Tegal, Jawa Tengah.