Saturday, 13 September 2014

JKT48 - BABY! BABY! BABY!

I love you baby baby baby
Alihkanlah padaku
Pandangan kepada seseorang itu
Sadarilah ketukan dari diriku
Ku ingin jawaban dari rasa sayang

I love you baby baby baby
Tersenyumlah padaku
Bibir yang membuatku menjadi terpikat
Biarkanlah ku miliki dirimu
Walau hanya di dalam mimpi

Sebelum ku kecup, aku terbangun
Kelanjutannya masih tertahan
Selalu di saat, saat yang seru
Hanya diriku ditinggalkan seorang diri

Padahal sebentar lagi
Cintaku kan tersampaikan
Pasti kan segera lepas
Ku jadi ingin mengejarnya

I love you baby baby baby
Kau idola diriku
Kehadiranmu bersinar dengan terangnya
Keajaiban bertemu denganmu
Ku jadi tahu arti dari hidup

I love you baby baby baby
Ku ingin memelukmu
Dengan benar berikan cahaya musim panas
Kita bagaikan sepasang kekasih
Suatu saat di dalam mimpi

Di pantai pasir yang tak berpenghuni
Kita pun saling bertukar pandang
Gelisah bagaikan ombak mendekat
Memberitahu lamanya kekekalan

Walaupun cinta di dekatku
Namun tak bisa ku raih
Hingga hari dimana
Rahasiaku terucapkan

Hard to say baby baby baby
Aku ingin berani
Ku tak bisa berkata sepatah kata pun
Andaikan saja malaikat ada
Incarlah hati dengan busur itu

Hard to say baby baby baby
Ku ingin membisikkan
Saat kita berbaring di bawah pohon
Bagaikan di dalam sebuah iklan
Pastilah selain mimpi

I love you baby baby baby
Alihkanlah padaku
Pandangan kepada seseorang itu
Sadarilah ketukan dari diriku
Ku ingin jawaban dari rasa sayang

I love you baby baby baby
Tersenyumlah padaku
Bibir yang membuatku menjadi terpikat
Biarkanlah ku miliki dirimu
Walau hanya di dalam mimpi 

JKT48 - KIMI NO KOTO GA SUKI DAKARA 

Jika kamu merasa bahagia
Semoga saat ini kan berlanjut
Selalu selalu selalu ku akan terus berharap
Walaupun ditiup angin
Ku akan lindungi bunga itu

Cinta itu suara yang
Tak mengharapkan jawaban
Tapi dikirimkan satu arah
Di bawah mentari tertawalah
Menyanyi menari sebebasnya

Karena ku suka suka dirimu
Ku akan selalu berada di sini
Walau di dalam keramaian
Tak apa tak kau sadari

Karena ku suka suka dirimu
Hanya dengan bertemu denganmu
Perasaanku jadi hangat
Dan menjadi penuh

Di saat dirimu merasa resah
Berdiam diri aku mendengarkan
Ku beri payung yang ku pakai 'tuk hindari hujan
Air mata yang terlinang
Kan ku seka dengan jari di anganku

Cinta bagai riak air
Meluas dengan perlahan
Yang pusatnya ya dirimu

Walaupun sedih, jangan menyerah
Ke langit! Impian! Lihatlah!

Kapanpun saat memikirkanmu
Bisa bertemu kebetulan itu
Hanya sekali dalam hidup
Ku percaya keajaiban

Kapanpun saat memikirkanmu
Aku pun bersyukur kepada Tuhan
Saat ku toleh ke belakang
Ujung kekekalan

Karena ku suka suka dirimu
Ku akan selalu berada di sini
Walau di dalam keramaian
Tak apa tak kau sadari

Karena ku suka suka dirimu
Hanya dengan bertemu denganmu
Perasaanku jadi hangat
Dan menjadi penuh
Ujung kekekalan 

JKT48 - HEAVY ROTATION

I want you (I want you)
I need you (I need you)
I love you (I love you)
Di dalam benakku
Keras berbunyi irama myuujiiku
Heavy rotation

Seperti popcorn, yang meletup-letup
Kata-kata suka menari-nari
Wajahmu suaramu, selalu ku ingat
Membuatku menjadi tergila-gila

Oh senangnya miliki p'rasaan ini
Ku sangat merasa beruntung

I want you (I want you)
I need you (I need you)
I love you (I love you)
Bertemu denganmu
Semakin dekat jarak di antara kita
Maximum high tension

I want you (I want you)
I need you (I need you)
I love you (I love you)
Di lubuk hatiku
Rasa sayang yang terus-menerus meluap
Heavy rotation

Dalam kehidupan, setiap manusia
Berapa kali bisa rasakan cinta
Jika ada satu, cinta tak terlupa
Ku akan merasa sangat bahagia

Mungkin seperti perasaan sekuntum
Bunga saat dia akan mekar

I feel you (I feel you)
I touch you (I touch you)
I hold you (I hold you)
Di dalam mimpiku
Angan-anganku menjadi semakin besar
Oh it’s my imagination

I feel you (I feel you)
I touch you (I touch you)
I hold you (I hold you)
Perasaan ini
Ku sangat ingin mengutarakan padamu
Heavy rotation

Yang s'lalu ku dengarkan, favorite a song
Seperti lagu yang ku suka
Ku ulang terus tanpa henti, twenty four hours a day
Oh baby, the only request it’s you

I want you (I want you)
I need you (I need you)
I love you (I love you)
Bertemu denganmu
Semakin dekat jarak di antara kita
Maximum high tension

I want you (I want you)
I need you (I need you)
I love you (I love you)
Di lubuk hatiku
Rasa sayang yang terus-menerus meluap
Heavy rotation 

Marco van Ginkel sangat antusias menyambut kepindahannya ke AC Milan. Ia menyebut gaya sepakbola Italia sangat cocok dengan dirinya.

Van Ginkel menjalani musim 2014/2015 dengan status pinjaman dari Chelsea.
Kariernya di Chelsea bisa dibilang tak mulus mengingat musim lalu dia
dihantam cedera lutut parah.

Kini Van Ginkel coba menata lembaran baru dalam kariernya bersama Milan sambil memperbaiki performanya, dengan tujuan nantinya ia bisa mendapatkan tempat utama sekembalinya ke Chelsea.

Apalagi ia menilai sepakbola Italia sangat pas dengan perannya sebagai gelandang bertahan, seperti yang dia mainkan saat bergabung dengan Vitesse Arnhem di Belanda dulu.

"Kembalinya saya ke Chelsea musim depan membuat saya antusias, tapi saya ingin konsentrasi dulu ke Milan," ujar Van Ginkel seperti dikutip Votebal International seperti dikutip Football Italia.

"Pembicaraan yang menjanjikan. Mereka tidak pernah sedikit pun melepas saya dan selalu menelpon setiap saat. Itu yang membuat saya merasa yakin dengan kepindahan ini," sambungnya.

"Ketertarikan Milan sangat penting untuk saya. Klub ini sudah memenangi banyak hal dan punya banyak pemain hebat."

"Benar jika musim lalu mengecewakan untuk Milan dan tidak lolos ke Liga Champions, tapi mereka tetap klub terbaik di dunia."

"Saya yakin ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk saya. Sebagai gelandang, saya pikir saya cocok dengan sepakbola Italia."

"Milan bermain dengan satu gelandang bertahan, plus dua gelandang yang menyerang dan maju-mundur. Tujuan saya adalah mendapatkan salah satu dari dua posisi itu. Saya sangat ingin
bermain di posisi itu," demikian dia.


AC Milan akan melawat ke markas Parma di lanjutan Liga Italia akhir pekan ini. Wakli presiden Rossoneri , Adriano Galliani, mengungkapkan kekalahan menyakitkan di Ennio Tardini musim lalu.

Milan menelan kekekalahan 2-3 saat
berhadapan dengan Gialloblu di laga
yang berlangsung pada 27 Oktober 2013 silam.
Sempat tertinggal dua gol, Milan bisa menyamakan kedudukan berkat gol yang dilesakkan oleh Alessandro Matri dan Matias Silvestre.

Milan akhirnya kalah menjelang pertandingan bubar karena gol yang
dilesakkan oleh Marco Parolo ketika
pertandingan memasuki menit-menit akhir injury time.

Rasa sakit atas kekalahan itu, bahkan sampai disebut Galliani turut mempunyai andil atas kegagalan Milan melaju ke kompetisi Eropa.

"Tahun lalu, saya ingat bahwa kami
memulai laga dengan sangat buruk. Tapi, layak untuk mengakhiri laga dengan kemenangan dan pada akhirnya kalah akibat tendangan bebas yang sudah dimajukan beberapa meter," kata Galliani di Football Italia.

"Jika kita melihat ke belakang, dengan poin itu mungkin kami akan lolos ke Europa League," imbuhnya.

Milan akan dijamu Parma, Senin
(15/9/2014). Menjelang laga itu, I
Diavolo Rosso memiliki modal bagus
dengan memetik kemenangan 3 -1 atas Lazio


Gelandang anyar AC Milan, Marco van Ginkel mengungkapkan mengapa dirinya setuju untuk menerima tawaran Rossoneri yang meminjamnya selama satu musim dari Chelsea.

Sebelumnya Van Ginkel menolak
tawaran Adriano Galliani, wakil
presiden Milan.
Nyatanya pada penghujung bursa
transfer musim panas, pria berpaspor Belanda ini menerima pinangan klub peraih 18 gelar Scudetto itu. Bukan
serta merta Van Ginkel merubah
keputusannya.

Selidik demi selidik ternyata ada
beberapa tokoh yang berperan besar
atas kepindahannya. Nigel de Jong,
Fernando Torres, dan Jose Mourinho
adalah orang-orang yang berhasil
meyakinkan pemuda berusia 21 tahun itu menerima tawaran Rossoneri.

“De Jong sering menelefon saya dan
bersikeras bahwa Milan sangat
menginginkan saya untuk bergabung.
Kami berbicara banyak, karena dia
berasal dari Belanda seperti saya dan berbicara hal baik tentang Milan,” ujar Van Ginkel, seperti dikutip Football-Italia, Sabtu (13/9/2014).

“Begitu juga dengan Torres yang terus melakukan hal yang sama dengan Nigel.
Jose Mourinho pernah bekerja di Inter, rival kami tetapi dia sekarang berada di Chelsea. Mou sangat perhatian akan masa depan saya dan memberi saran untuk datang ke Milan mengambil kesempatan besar ini,” terusnya.

Walau telah mengikuti latihan bersama tim, Van Ginkel tak dapat berbicara bahasa Italia begitu juga dengan pelatih Milan, Filippo Inzaghi yang tak lancar berbahasa Inggris. Namun hal itu tak menjadi masalah karena mereka telah menemukan cara untuk berkomunikasi.

“Saya baru di sini, saya berbicara
dengan pelatih tentang apa yang ia
harapkan dari saya melalui seorang
penerjemah. Inzaghi memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap saya dan mengatakan role saya di sini,” lanjut Van Ginkel.

“Saya adalah seorang box-to-box
midfielder, dapat menyerang dan
bertahan dengan sama baiknya. Idola saya adalah Frank Lampard dan Steven Gerrard. Namun menurut saya, kualitas mereka tak jauh berbeda dari diri saya.
Terpenting saya harus fokus terhadap perkembangan saya,” tutupnya.

Bagi pria yang mengawali karier
profesional bersama klub Eradivise,
Vitesse sebelum bergabung dengan
Chelsea mengaku dirinya sudah tak
sabar akan memulai petualangannya
bersama juara Liga Champions tujuh
kali itu.
Crespo: "Saya berhasil bermain untuk Milan - tim yang saya cintai .Tapi hanya untuk satu tahun karena final UCL kami kalah.

Crespo: "Galliani selalu baik dan jujur denganku. Dia telah mengatakan kepadaku beberapa kali bahwa ia membuat kesalahan dalam tidak mempertahankanku.

Crespo: "Aku kecewa tentang keputusan itu karena saya tidak mendapatkan kesempatan untuk mengalami misi balas dendam vs Liverpool pada tahun 2007"

Crespo: "Saya menerima pesan dari beberapa pemain Milan setelah menang UCL tahun 2007: Nesta, Pirlo, Gattuso, Brocchi - dan Ancelotti.

"Mereka menulis bahwa trofi CL juga adalah milikku -. Dan berpikir bahwa saya bermain untuk Inter pada waktu itu saya tidak akan melupakan itu."

Crespo: "Stam dan saya seharusnya menjadi bagian dari staf Seedorf di Milan. Tapi kemudian dia meneleponku dan mengatakan bahwa kesepakatan itu sangat sulit tercapai

Crespo: "Bagaimana peran Inzaghi sebagai pelatih ? sama seperti ketika dia adalah seorang pemain: Teliti, tepat, kuat. Dia sangat baik dengan Primavera"

Crespo: "Torres ? Dia adalah salah satu yang terbaik sebagai seorang striker . dia teknis , cepat, menjamin kehadiran di area penalti dan membuat beberapa penetrasi "

Crespo: "Torres adalah pria yang tepat untuk menyelesaikan drama Milan - mengingat lini tengah yang mereka miliki sekarang."