Thursday, 25 October 2012

reff:
you said fuckin love
D
because she has gone
C#
and you dont care again
Bm
about her or everything...
G A
and fallin love
D
is not alright
C#
because make...
Bm
"broken in your life"
G A

intr : Bm G D C#

love..love...love.. "fuck...."
Bm    G       D
everything about love...
C# D
im angry, about word love..
Bm     G         D
why not something new....???
C# D

yes im now broken heart..
Bm            G        
because my girl friend leave me alone...
D     C#
yes im now broken heart...
Bm              G
and come on said fuckin love....
D     C#

fvkin love,fvkin love, yeah..
G   F#            Bm   A

yes... i can.. fuckin love...
E   D#   C#   A    Bm
yes... i can..  leave alone...
E    D#   C#   A   Bm

intro: D C# Bm A

yeahhh!!!

mulanya biasa saja
D                   A
tapi setelah ku terluka
Bm               
dirimu begitu istimewa
                        G  
dan aku tergoda

kau buat aku terpana
D                      A
dengan tubuh indahmu
Bm         
diriku terpukau baby i want say i love u
                           G

tapi kenapa tak kau rasakan
D                               A
rasa cintaku
Bm
kau tak peduli dengan semua tingkahku
                        G
angkuhnya dirimu karena kekasihmu
D                                         A
tak merubah semua persetan dengan dirinya
                                    G                        A

tetapi aku bukan pengecut
G           D     
yang lari dari kenyataan (kenyataan hidup ini)
Bm                              A
kan kuhadapi semua rintangan
G                     D
untuk mendapatkan hatimu
Bm                           A

reff :
coba kaurasakan indah cinta
D    C#             Bm
bila bersamaku...
A
berdua kita nikmati... surga dunia....
D      C#              Bm   A
cobalah kau lupakan dia
D       C#             Bm
berpalinglah kepadaku....
A
karena diriku adalah
D          C#        Bm
yang terbaik untukmu....
                       A
baby i want say i love you
G       A         Bm       A

baby baby terimalah
D         C#          Bm
semua bukti cintaku, cintaku kepadamu
                               A
baby baby dengarkanlah  
D            C#               Bm
lagu ini untukmu ini bukti cintaku...
                           A                  C# D


Tren kekalahan Milan di kompetisi domestik menular di kancah Liga Champions. Kali ini, Malaga menjadi penakluk juara Liga Champions tujuh kali itu.

Malaga menundukkan Milan dengan skor 1-0 pada matchday ketiga, Kamis (25/10) dinihari WIB dengan Joaquin menjadi penentu kemenangan tim tuan rumah.

Dengan hasil itu, Malaga memantapkan posisi mereka di puncak klasemen Grup C dengan sembilan angka, unggul lima angka dari Milan yang harus puas berada di posisi dua.

Babak I

Tampil di La Rosaleda, Milan memulai laga dengan gugup. De Sciglio nyaris membuat blunder ketika salah dalam mengantisipasi bola. Untungnya Daniele Bonera bisa meredam kesalahan rekannya tersebut sehingga Javier Saviola tak sampai membuat gol.

Montolivo mencoba peruntungannya di menit tujuh dengan melepas tendangan ke arah gawang. Namun kiper Malaga Willy masih sigap menyelamatkan gawangnya.

Malaga juga berusaha balik menekan. Hingga 25 menit pertama, upaya Joaquin dan Saviola masih belum membuahkan hasil yang sesuai harapan.

Di menit 44, Kevin Constant membuat pelanggaran di kotak 12 pas, yang berujung pada hadiah penalti untuk Malaga. Beruntung bagi Milan, Joaquin yang menjadi eksekutor gagal menjalankan tugasnya setelah bola hasil tendangannya melayang ke atas mistar gawang Marco Amelia.

Skor 0-0 akhirnya bertahan hingga berakhirnya babak pertama, setelah Saviola tak mampu memaksimalkan kesempatan yang dimilikinya di masa injury time.

Babak II

Malaga balik menguasai jalannya pertandingan. Joaquin dan Saviola terus mencoba peruntungannya untuk menjebol gawang Amelia.

Baru di menit 65 usaha keduanya membuahkan hasil. Adalah Joaquin yang menjebol gawang Amelia setelah mampu memaksimalkan umpan tendangan chip dari Iturra dengan sempurna.

Berada dalam situasi tertinggal membuat Milan semakin tertekan. Alex Pato pun dimasukkan Massimiliano Allegri untuk menambah daya gedor lini depan Milan.

Di menit 75, Pato dan El Shaarawy punya kesempatan membawa timnya menyamakan kedudukan. Namun usaha mereka urung membuahkan hasil.

Di menit 85, Willy membuat dua penyelamatan bagus, yaitu memblok sepakan El Shaarawy dan tendangan keras Philippe Mexes, yang hanya berujung tendangan sudut.

Di masa tiga menit perpanjangan waktu, Milan berusaha terus menekan. Namun hingga berakhirnya laga, skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah Malaga tetap bertahan.

Susunan Pemain
Malaga: 13-Willy Caballero; 2-Jesus Gamez, 3-Weligton, 5-Martin Demichelis, 18-Eliseu; 6-Ignacio Camacho, 16-Manuel Iturra; 7-Joaquin (17-Duda 85), 27-Francisco Portillo (23-Oguchi Onyewu 90+3), 22-Isco; 9-Javier Saviola (24-Roque Santa Cruz 70)

AC Milan: 1-Marco Amelia; 25-Daniele Bonera, 5-Philippe Mexes, 13-Francesco Acerbi (22-Bojan Krkic 79), 2-Mattia De Sciglio; 28-Urby Emanuelson, 23-Massimo Ambrosini, 21-Kevin Constant (9-Pato 69), 18-Riccardo Montolivo, 92-Stephan El Shaarawy; 11-Giampaolo Pazzini
~~>Daniele Bonera: Pertahanan AC Milan Masih Kurang Solid<~~

Bek sentral AC Milan, Daniele Bonera, mengakui lini belakang Rossoneri hingga saat ini masih terbilang rapuh.

Bertamu ke kandang Malaga di laga ketiga Grup C, tadi malam, pelatih Massimiliano Allegri menguji coba pola baru 3-4-3.
...

Dari segi hasil akhir, eksperimen ini gagal karena Milan kalah 1-0. Meski begitu, Bonera menilai sudah ada sedikit perbaikan yang terlihat.

"Kami berniat lebih memadatkan lini tengah, mengingat Malaga sering memainkan umpan satu-dua di tepi kotak penalti," kata Bonera dikutip Football Italia.

"Saya pikir secara defensif kami bermain baik, walau jelas kami lebih berada dalam tekanan menjelang akhir laga ketika berusaha mencetak gol."

"Sayangnya tim harus membayar mahal untuk setiap peluang mencetak gol dan kami kurang beruntung ketika nyaris menyamakan kedudukan lewat Philippe Mexes."

"Memang benar kami jadi sedikit bermain terlalu dalam seiring laga dan kami begitu berbahaya lagi dalam serangan balik seperti di babak pertama. Terkadang tiga pemain belakang berubah menjadi lima dan itu menyulitkan kami menyerang balik saat kelelahan mulai menyerang."

"Saya pikir membahas tentang sistem merupakan hal yang reduktif sekarang. Kami bekerja bersama pelatih untuk berusaha menemukan sistem yang akan memberikan soliditas defensif, sesuatu yang masih kurang saat ini," tandas Bonera.

Sunday, 21 October 2012